Hitungan Matematika Sedekah

Beberapa waktu yang lalu saya melihat acara dakwah dari Ustadz Yusuf Mansur yang terkenal dengan sebutan sebagai “Ustadz Sedekah”. Dalam sebuah ceramahnya, beliau memberikan sebuah konsep “Matematika Sedekah“. Beliau dengan rendah hati memberikan ulasan dengan tidak mengakui dirinya sebagai penemu konsep tersebut, melainkan ALLAH-lah yang menjadi penemunya. Bagaimana tidak ? Saat beliau memberikan konsep Matematika Sedekah tersebut, beliau langsung merujuk pada Janji ALLAH yang tertera di Al-Quran surat Al-Anam ayat 160  yang berbunyi : “Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).”

Berdasarkan ayat tersebut di atas, maka Ustadz Yusuf Mansur memberikan bukti bahwa ALLAH akan memberikan ganti sepuluh kali lipat amalan sedekah yang diberikan ikhlas hanya karena ALLAH. Beliau juga memberikan hitung-hitungan matematisnya. kira-kira seperti berikut ini :

Jika kita menganut matematika biasa, maka jika 10 – 1 = 9 tetapi jika dalam matematika sedekah 10 – (1) = 9 + 10 (sebagai pengalian dari sedekah sebesar “1″) maka = 19, dan begitu pula seterusnya.

contohnya :

Misalkan kita memperoleh pendapatan Rp.3.000.000,- maka dengan sedekah sebesar Rp.300.000 yang ikhlas karena ALLAH, kita InsyaALLAH akan mendapatkan janji dari ALLAH  dengan pengalian Rp.300.000,- dikali 10 sehingga mendapat balasan dari ALLAH sebanyak Rp.3.000.000,-. Nantinya yang semula kita hanya mendapatkan Rp.3.000.000,- maka dengan sedekah yang ikhlas sebanyak Rp.300.000,-  dengan ijin dan janji ALLAH maka kita akan mendapatkan sebesar Rp.5.700.000,- . Jumlah tersebut dibalas oleh ALLAH dengan sesuatu yang terbaik bagi kita. Kita tidak akan mengerti kapan datangnya rejeki tersebut, dari mana datangnya rejeki tersebut, berapa kali datangnya rejeki tersebut dan bagaimana datangnya rejeki tersebut. hal ini dikarenakan perkara tersebut adalah hak mutlak dari ALLAH.

bagi saya pribadi, konsep matematika sedekah sangat mulia, terlepas dari niat individu yang menjalaninya karena ingin dapat untung di belakangnya atau tidak (mengejar² pahala tanpa keikhlasan karena ALLAH). Bagi saya, tetap saja yang namanya sedekah meski tidak ada keikhlasan di dalamnya tetap akan memberikan manfaat bagi orang lain. Terlepas dari sedekah tersebut mau digunakan untuk apa, yang penting orang lain pasti merasa senang dan bermanfaat. kenapa ? karena itu sudah menjadi janji ALLAH dalam Kalam ALLAH yang terakhir di QS.Al-Anam:160 tadi bahwasannya “…..sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).”

WALLAHU a’lam bish-shawabi…

intinya…. yukk… sedekah yukkk…

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s