Pengajaran Ekonomi Yang Fun Learning

Beberapa waktu yang lalu (7 Mei 2008 ) saya mendapat undangan untuk mengikuti sebuah workshop tentang pengajaran ekonomi bagi guru SMA yang inovatif dan Menyenangkan. Acara tersebut diprakarsai oleh PT.Grasindo dan dilaksanakan di Gedung Kompas Gramedia, Surabaya. Pihak Grasindo mengundang penulis dari buku paket ekonomi terbitannya yaitu Ibu Losina Purnastuti dan Ibu Daru Wahyuni dari IKIP Yogyakarta. Pada acara tersebut kami diberikan wawasan tentang bagaimana cara  mengajar ekonomi dan akuntansi yang inovatif serta menyenangkan.

sesi pertama dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 09.30 WIB. Pada sesi pertama ini para peserta diberikan contoh tentang simulasi dengan pendekatan game. Pada sesi pertama ini peserta workshop diberikan contoh game pasar apel. Setengah dari peserta workshop diminta sebagai penjual apel dan setengahnya lagi sebagai pembeli apel. Setiap peserta diberikan kupon yang berisi kondisi tertentu sebagai asumsinya dengan kesanggupan batas harga tertentu baik bagi penjual maupun pembeli untuk satu kilogram apel. Kemudian pembeli dan peserta diharuskan melakukan kegiatan transaksi satu kilogram apel.  Bagi penjual yang harga transaksinya melewati batas harganya maka diasumsikan mendapatkan keuntungan dan jika di bawah harga transaksinya maka penjual mendapatkan kerugian.  Sedangkan bagi pembeli yang harga transaksinya melewati batas harganya maka diasumsikan mendapatkan kerugian namun jika di bawah batas harganya maka diasumsikan mendapatkan keuntungan. Sesi ini dilakukan dua kali putaran. Dari simulasi tersebut maka peserta didik diharapkan dapat lebih memahami konsep permintaan, penawaran, harga dan pasar karena melakukan riset sendiri dengan studi kasus pasar apel.

sesi kedua dimulai dari pukul 10.00 sampai dengan 12.00 WIB. Pada sesi kedua ini para peserta diberikan contoh tentang simulasi dengan pendekatan praktikum. Sesi ini peserta diajak untuk membahas teori produktivitas. Para peserta diajak praktikum pembuatan usaha percetakan. Seluruh peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang tiap kelompoknya terdiri dari 6 sampai 7 orang. Setiap kelompok harus memotong-motong kertas lalu diberi klip dan kemudian diberikan nama judul buku dan halamannya. Pada putaran pertama, setiap kelompok tidak boleh berbagi tugas dan berbagi alat produksi berupa spidol. Pada putaran kedua, setiap kelompok boleh berbagi tugas tetapi tidak diperkenankan menambah alat produksi. Pada putaran ketiga, setiap kelompok boleh berbagi tugas dan juga diperkenankan menambah alat produksi dengan membeli spidol. Kegiatan ini diharapkan dapat menjelaskan kepada siswa tentang konsep produksi, produktivitas, faktor produksi dan manajemen.

Sesi ketiga dimulai dari pukup 12.30 sampai 14.00 WIB. Pada sesi ketiga ini para peserta diberikan contoh tentang evaluasi KBM melalui media pembelajaran tertentu. Sesi ini peserta diajak untuk menjawab pertanyaan tentang hukum permintaan dan penawaran. Setiap peserta diberi beberapa lembar kertas yang berbeda warna dengan tulisan yang menyatakan jawaban pertanyaan. Narasumber memberikan studi kasus tertentu dan para peserta diwajibkan untuk menjawab dengan menggunakan kartu jawaban yang sudah diberikan. Kegiatan ini diharapkan dapat digunakan dalam evaluasi KBM yang lebih inovatif

Banyak sekali model dari konsep Fun Learning di dalam pengajaran ekonomi. Sepertinya memang kita harus kreatif dalam memberikan konsep-konsep pengetahuan khususnya ekonomi agar anak didik kita menjadi lebih tertarik untuk belajar. Next time kita akan mencoba mengupas dan mendiskusikan model pengajaran inovatif yang menyenangkan di tiap bab pengajaran ekonomi. Semoga bermanfaat…

2 Komentar

Filed under Uncategorized

2 responses to “Pengajaran Ekonomi Yang Fun Learning

  1. Kereeeeeeennnnnn……..
    dgn mtde ngajar sprt yg dicrtkan diatas, saya ykin anak di kelas tdk akan merasa bosan krn gru yg kreatif dan inovatif dlm mngajar.
    Bagi dng game2 nya…..

  2. minarni guru ekonomi SMA

    Pasti menyenangkan, terlebih untuk anak yang mempunyai kecerdasan kinestetis yang lebih suka banyak bergerak. tapi kekurangannya. biasanya waktu kurang. gimana cara menyiasati waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s