Sang Waktu itu…

QS: Al-Ashr

1. Demi masa.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Khutbah sholat Jum’at yang saya hadiri siang ini membicarakan mengenai Sang Waktu… Sangat menggugah kesadaran saya saat mendengarkan khutbah tersebut, yang memang seringkali saya lupa akan perjalanan searah dari Sang Waktu tersebut.

Sang Khotib mengatakan bahwa rejeki, jodoh, makanan enak, tamasya ke tempat yang indah², dll itu jika kita tidak bisa mendapatkannya hari ini, saat ini maka kemungkinan dengan ijin ALLAH maka kita akan dapat mengalaminya, menikmatinya dan mendapatkannya di kemudian hari. Akan tetapi, jika waktu yang kita hilangkan maka kita akan sulit mencarinya…kita akan kewalahan untuk mendapatkannya kembali… kenapa? karena Sang Waktu itu berjalan terus ke depan tanpa pernah kembali ke detik sebelumnya… Tersentak kesadaran saya menjadi terkuak ! alangkah bodohnya saya… alangkah  naifnya saya…yang seringkali meluangkan waktu untuk hal yang mungkin saja tidak bermanfaat…

Selintas, saya jadi teringat akan buku karangan Valentino DInsi (Seorang Entrepreuner muda yang membuka banyak inspirasi pada saya). Buku tersebut berjudul 8 secrets : Delapan Rahasia Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat. Valentino memberikan hitungan matematis yang rasional dalam penggunaan waktu…

Ulasannya seperti ini, kira² penggunaan waktu rata² manusia di sekitar kita adalah sebagai berikut:

alokasi waktu harian

Jika kita tahu setiap harinya apa saja aktivitas kita dan berapa jam dihabiskan, maka kita bisa memperkirakan, digunakan untuk apa saja sepanjang umur yang kita miliki dalam hidup ini.
Tabel dibawah ini memberikan gambaran alokasi waktu yang dihabiskan sebagian besar orang seumur hidupnya yang dimulai dari usia memasuki lapangan kerja (sekitar 18 tahun):

alokasi waktu total

Dari tabel di atas, kira² kita ukur saja,  jika ALLAH memberikan kita umur 60 tahun (rata² umur orang Indonesia) maka hampir dapat dipastikan bahwa selama 20 tahun kita menghabiskan waktu hanya untuk istirahat (tidur dan santai²). Lalu hampir 14 tahun pula umur kita dihabiskan untuk bekerja. Lalu sisanya untuk nonton TV dan perjalanan pulang pergi ke kantor... Subhanallah.. !

jadi, istirahat dan bekerja adalah aktivitas utama manusia selama hidup di dunia ini.  Itu ilustrasi kegiatan orang yang bekerja dengan ikhlas, lantas bagaimana dengan orang yang sehari² hanya menghabiskan waktunya untuk nonton TV, bermain Play Station, menggoda cewek yang lewat di pinggir jalan, ?? ah.. rasanya kalo disebutkan semua, malu juga deh..karena saya sendiri sebenarnya termasuk orang yang terlalu bodoh karena telah menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tidak berguna…AstaghfiruLLAH….

Padahal,  manusia diciptakan ALLAH sebagai khalifah (wakil Tuhan) di muka bumi ini (khalifatul fil’ardh) yaitu dalam arti untuk bekerja memakmurkan dunia. Manusia diharuskan membuat bumi sejahtera dengan menciptakan lapangan kerja yang bermanfaat bagi orang banyak dan memberikan penghidupan untuk keluarga yang menjadi tanggungannya. Atau, bisa juga dengan cara  bekerja giat, kemudian hasilnya disedekahkan kepada orang yang kurang beruntung sehingga apa yang telah kita lakukan dan sedang kita lakukan dalam melintasi garis edar Sang Waktu ini menjadi penuh berkah dan tidak mubadzir…karena Sang Waktu itu tidak akan berjalan mundur ataupun berhenti…dia akan selalu berjalan terus tanpa henti sampai ALLAH memerintahkannya untuk berhenti… Semoga kita semua bisa berubah…

Take Action Now !

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s