Yuk Jadi Social Entrepreneur !!

Ketika saya melihat sebuah iklan produk air minum kemasan terkenal di TV yang menampilkan para tokoh masyarakat dan public figure sedang mengajak perubahan dan mengatakan “it’s in me”, saya melihat ada sosok yang unik. Nama dari tokoh itu adalah Sandiaga S. Uno, nama itu dijelaskan di iklan tersebut sebagai Social Entrepreneur . Wah, sebuah profesi yang cukup unik diantara profesi para tokoh lainnya. Saya-pun tertarik dengan profesi ini dan mencoba searching di mbah google.

Pengertian sederhana dari Social Entrepreneur adalah seseorang yang mengerti permasalahan sosial dan menggunakan kemampuan entrepreneurship untuk melakukan perubahan sosial (social change), terutama meliputi bidang kesejahteraan (welfare), pendidikan dan kesehatan (healthcare) (Santosa, 2007).

Pada awalya, Social-entrepreneurship lebih mengarah pada kegiatan dengan model philantrophy atau mendermakan sebagian dana kepada pihak yang membutuhkan dan bersifat nirlaba (non-profil oriented). Akan tetapi dalam perkembangannya, fenomena Grameen Bank dan Grameen Phone di Bangladesh telah menggeser persepsi tersebut. Fenomena unik tersebut telah membuktikdan sekaligus mampu meyakinkan kepada masyarakat bahwa dengan Social-entrepreneur kita bisa mapan secara finansial sekaligus juga membawa manfaat bagi masyarakat yang lainnya.

Konsep pengembangan diri dan pengembangan society melalui Social-entrepreneur yang linier diharapkan dapat menciptakan spread effect yang lebih luas. Poin utama dengan semakin berkembangnya Social-entreprenuers maka diharapkan dapat menciptakan kesempatan kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu, kreativitas dari pelaku  Social-entreprenuers secara tidak langsung dapat memberikan nilai inovasi dan kreasi baru terhadap lingkungan sosial-ekonomi masyarakat. Kondisi inilah yang nantinya dalam jangka panjang dapat dijadikan sebagai modal sosial pembangunan nasional, dan membantu upaya peningkatan kesetaraan (equity promotion) dan pemerataan kesejahteraan (spreading welfare) kepada masyarakat luas.

Semangat kewirausahaan yang selalu disandang oleh Social-Entreprenur memberikan udara segar bagi pengentasan kemiskinan karena eksistensinya mampu menciptakan lapangan pekerjaan daripada mencari pekerjaan. Hal ini dikarenakan Social-Entrepreneur mampu menyerap tenaga kerja dari kalangan tidak mampu (masyarakat marginal seperti miskin kota, miskin desa, pemulung, tukang becak, anak jalanan bahkan gelandangan).

Bentuk Riil Social Entrepreneur

Banyak sekali bentuk riil Social-Entrepreneur yang bisa dilakukan di tingkatan praktis. Ada seorang Sarjana Ekonomi yang demi kemajuan desanya rela menjadi seorang peternak puyuh. Ada seorang Sarjana Teknik rela menjadi seorang pengepul sampah di sebuah TPA. Seorang Social-Entrepreneur tidak harus seorang yang berpendidikan tinggi. Ada seorang tamatan SMP membuka usaha penghancur batu kali dan memperkerjakan orang-orang miskin di desanya. Ada seorang tamatan SMA yang membuka usaha mie ayam keliling yang memperkerjakan pemuda-pemuda di sekitarnya. Ada seorang tamatan pondok pesantren yang membuka usaha penyembelihan sapi dan memperkerjakan banyak pemuda di desanya. Ada banyak sekali contohnya, tinggal kreativitas kita saja untuk berkreasi serta tekad kita untuk memulai usaha dan memperkerjakan banyak orang di usaha kita.

Menjadi seorang Social-Entrepreneur tidak harus berhenti bekerja sebagai karyawan. Kita bisa saja tetap bekerja sebagai karyawan dan menyisihkan sebagian uang kita untuk usaha kecil-kecilan dan memperkerjakan orang lain. Ini bukti bahwa Social-Entrepreneurship lebih bermakna community development daripada sekedar carity atau philantrophy biasa.

Dengan segenap kerendahan hati, saya mengajak semua pembaca untuk berkenan menyisahkan sedikit dananya melalui investasi dalam bentuk usaha apapun dan melibatkan banyak orang yang kurang mampu sebagai tenaga kerjanya. Saya berkeyakinan bahwa dengan dalam satu keluarga satu pengusaha maka Indonesia dapat bangkit menjadi negara yang mandiri. Yuk…kita rame-rame jadi Social-Entrepreneur !!

Tinggalkan komentar

Filed under entrepreuner, Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s