Pemulung Gedangkeret Membagikan Bingkisan Lebaran

Wow ! kejutan luar biasa terlontar saat pertemuan rutin dengan kelompok pemulung Gedangkeret hari Kamis, 25 Agustus 2011 kemarin. Bagaimana tidak, kemandirian mereka sudah mulai muncul di tengah kondisi finansial mereka yang boleh dibilang masih kurang mapan. Di pertemuan tersebut kelompok pemulung Gedangkeret membagikan bingkisan lebaran kepada semua anggota baik anggota baru, anggota lama, anggota aktif maupun anggota tidak aktif. Bahkan, saya sebagai mitra mereka juga diberikan bingkisan (jadi terharu…).

Bingkisan lebaran yang diberikan oleh kelompok Pemulung Gedangkeret ini meski tidak banyak, namun dapat meringankan sebagian besar anggota kelompok yang notebene memang masih belum mapan secara finansial. Konsep pembagian bingkisan lebaran ini muncul dari inisiatif kelompok dan digagas bersama dengan kami dari Lakpesdam NU Jombang sebagai mitra mereka. Biaya untuk menyelenggarakan acara ini berasal dari dana kelompok yang diperoleh dari Sisa Hasil Usaha (SHU) dari simpan pinjam yang mereka lakukan selama hampir 1 tahun.

Perkembangan psikologis keorganisasian kelompok yang sudah mulai responsif terhadap ancaman ketidak-pastian akan posisi mereka di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Gedangkeret membuat mereka tanggap. Pola-pola kemandirian, peningkatan kesadaran diri, serta ke-guyub-an sosial antar anggota kelompok menjadi point interest tersendiri atas perkembangan kelompok Pemulung Gedangkeret.

Harapan akan kemandirian kelompok dan bahkan sampai ke tiap-tiap anggota kelompok menjadi sebuah visi jelas bagi para anggota kelompok. Pelan, namun pasti, perkembangan komunitas menjadi sebuah organisasi yang mapan mulai terbentuk. Sudah ada beberapa anggota kelompok yang dengan sukarela menjadi pengurus, pengelola uang, pencatat keuangan, mencari update data dari pamong praja di desa Banjardowo, menyelesaikan perselisihan antar anggota kelompok atau di luar kelompok bahkan aktif untuk mengorganisir pertemuan kelompok.

Meski masih awal dan belum menjadi indikator keberhasilan perkembangan organisasi kelompok pemulung Gedangkeret, namun pijakan-pijakan milestone sudah mulai bisa digunakan. Pola kemandirian dan social critism sudah mulai terasa sering muncul di setiap komunikasi antar anggota kelompok. Terima kasih teman-teman pemulung. Semoga langkah-langkah kecil kalian membawa keberkahan dan keberhasilan mentas dari kemiskinan !

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s